Tentang Redaksi

Kolaborasi Indonesia menyajikan informasi berkualitas, independen, dan terpercaya tentang isu-isu nasional, kepemimpinan, dan kemajuan Nusantara.

Alamat Redaksi

Jakarta,, Indonesia

Email Redaksi

redaksi@kolaborasiindonesia.id

DPP IMM Apresiasi Langkah Menhut Merespons Karhutla

DPP IMM Apresiasi Langkah Menhut Merespons Karhutla

kolaborasiindonesia.id- Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) mengapresiasi langkah konsisten Menteri Kehutanan dalam merespons persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

DPP IMM juga mendukung upaya Kemenhut dalam melakukan pengawasan secara langsung terhadap kondisi Karhutla. IMM mendorong bahwasanya langkah dan tindakan berani serta tegas negara untuk bekerja sejak dari hulu harus diperkuat.

Utamanya memperkuat pencegahan, memastikan pengawasan kawasan hutan berjalan, menindak praktik pembukaan lahan dengan cara membakar, serta membangun tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.

"Menurut saya Karhutla bukan sekadar persoalan api. Ini persoalan tata kelola, kepatuhan, dan kesadaran kita menjaga masa depan. Karena itu, konsistensi pemerintah dalam melakukan pencegahan dan penanganan harus kita dukung penuh,” ujar Ketua DPP IMM Riyan Betra Delza dalam keterangan tertulis pada Kamis (27/8/2026).

Menurut Riyan, Menteri Kehutanan perlu terus memastikan bahwa setiap langkah penanganan Karhutla berjalan secara terukur, transparan, dan berbasis pada kepentingan ekologis jangka panjang.

Riyan mengatakan penegakan hukum juga harus dilakukan secara adil, tanpa pandang bulu, baik terhadap korporasi maupun pihak lain yang terbukti melakukan pelanggaran.

Menurutnya, pemerintah memang harus bertanggung jawab, tetapi masyarakat juga tidak boleh kehilangan cermin. Negara tidak mungkin bekerja sendirian jika masih ada pihak yang sengaja membakar hutan untuk membuka lahan.

"Menjaga hutan adalah tanggung jawab bersama, dan saya kira kemarin ada banyak tersangka yang menjadi penyebab kebakaran itu” tegas Riyan.

IMM juga mendorong Kementerian Kehutanan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, masyarakat adat, kelompok masyarakat, akademisi, dan organisasi kepemudaan dalam membangun sistem pencegahan Karhutla yang lebih kuat.

Bagi Riyan, keberhasilan menghadapi Karhutla tidak semata diukur dari seberapa cepat api dipadamkan, tetapi juga dari seberapa mampu negara mencegah api kembali menyala.

“Menjaga hutan bukan hanya menjaga pohon hari ini, tetapi menjaga udara, air, kehidupan, dan masa depan generasi yang belum lahir. Karena itu, konsistensi harus dijaga dan kerja harus dilanjutkan, saya kira Menhut sangat konsisten terhadap hal tersebut” pungkas Riyan.(fri/jpnn)

Share: