Beyond Borders: PP IPM Dorong Kader Menjadi Global Learner dan Aktif Menjemput Peluang Studi Internasional
kolaborasiindonesiaku.id-YOGYAKARTA,— Bidang Hubungan Kerjasama Internasional (HKI) Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) bekerja sama dengan Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Inspiring Talk bertajuk “Beyond Borders: Membuka Peluang Studi dan Pengembangan Diri di Tingkat Global”, Sabtu (29/8/2026), di Aula Gedoeng PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar PP IPM dalam membuka wawasan kader terhadap peluang pengembangan diri di tingkat global. Tidak hanya berorientasi pada informasi studi dan beasiswa luar negeri, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun jejaring pembelajaran internasional serta mendorong adanya tindak lanjut yang berkelanjutan melalui komunitas belajar dan mentoring.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Pelaksana, Ipmawan Andi Muhammad Fathur Rahman, yang menyampaikan apresiasi kepada PP Muhammadiyah dan PP IPM atas dukungan dalam mensupport dan mempersiapkan kegiatan tersebut.
«“Menjadi global learner bukan hanya tentang pergi ke luar negeri, melainkan tentang memiliki pikiran yang terbuka, keberanian belajar dari dunia, dan kemauan membawa manfaat kembali bagi masyarakat luas.”»
Pesan tersebut menjadi salah satu gagasan utama kegiatan, bahwa pengalaman global tidak semata-mata diukur dari kesempatan menginjakkan kaki di luar negeri, tetapi dari kemampuan seseorang untuk terus belajar, membangun jejaring, menerima perspektif baru, serta membawa pengetahuan tersebut untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selanjutnya, Sekretaris Jenderal PP IPM Tsabita Ikrima Al-Arifiy menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah, belajar, dan organisasi melalui prinsip 3T: Tertib Ibadah, Tertib Belajar, dan Tertib Berorganisasi.
Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti pada tahap inspirasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi perencanaan dan aksi nyata.
Sementara itu, keynote speech disampaikan oleh Ayahanda Zain Maulana, Wakil Ketua Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional PP Muhammadiyah. Ia menyampaikan tiga hal fundamental yang perlu dimiliki generasi muda dalam mempersiapkan diri menuju kesempatan global, yaitu mengenali potensi diri dan merawat mimpi, bergerak dan menjemput takdir, serta mengumpulkan informasi dan membangun ekosistem.
Memasuki sesi materi, kegiatan menghadirkan Brilliant Dwi Izzulhaq, Awardee LPDP 2024, dan Nayla Ilma Kauna, Awardee Summer University in Russia 2026, dengan moderator Ipmawan Rian Fikri Maulana.
Keduanya membagikan pengalaman dan strategi dalam memilih program beasiswa maupun negara tujuan studi. Berbagai tantangan seperti persoalan finansial, kemampuan bahasa, dan kelengkapan administrasi menjadi beberapa hal yang perlu dipersiapkan sejak awal.
Brilliant menekankan pentingnya membangun keunikan dan dampak diri melalui prinsip “Be Distinctive” dan “Be Indispensable”, sementara Nayla mengingatkan peserta agar tidak membatasi mimpi dan senantiasa proaktif dalam mencari informasi mengenai peluang studi di luar negeri.
Penutup: Dari Inspirasi Menuju Aksi
Inspiring Talk Beyond Borders tidak dimaksudkan sebagai kegiatan yang berhenti pada penyampaian materi dan motivasi. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi titik awal untuk membangun ekosistem kader yang memiliki kesiapan akademik, kemampuan bahasa, jejaring internasional, serta keberanian untuk mengambil peluang global.
Semangat menjadi global learner perlu diterjemahkan dalam langkah konkret. Peserta tidak hanya diajak untuk bermimpi melanjutkan studi ke luar negeri, tetapi juga menyusun peta jalan pengembangan diri, mengenali peluang yang sesuai dengan potensinya, dan membangun lingkungan belajar yang mampu mendorong mereka untuk terus berkembang.
Dengan demikian, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya diukur dari terselenggaranya acara, tetapi dari sejauh mana peserta mampu mengubah inspirasi menjadi rencana, rencana menjadi proses, dan proses menjadi kontribusi nyata bagi diri sendiri, organisasi, Muhammadiyah, dan masyarakat luas.
Sebagai tindak lanjut kegiatan Inspiring Talk Beyond Borders, peserta akan diarahkan untuk mengisi My Study Plan sebagai peta pengembangan diri dan target studi. Selanjutnya, akan dibentuk Komunitas Belajar Bahasa Asing, dilanjutkan dengan Mentoring Beasiswa dan Forum Diskusi Internasional.
Selain itu, PP IPM juga mendorong penguatan jejaring melalui kerja sama dengan instansi luar negeri, sehingga semangat Beyond Borders tidak berhenti pada kegiatan, tetapi berlanjut menjadi proses belajar, kolaborasi, dan pembukaan peluang global bagi kader.
Tindak lanjut: Mengisi My Study Plan, membangun Komunitas Belajar Bahasa Asing, Mentoring Beasiswa, Forum Diskusi Internasional, serta membangun kerja sama dengan Instansi Luar Negeri.
Melalui RTL tersebut, semangat Beyond Borders diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi gerakan nyata dalam membentuk kader IPM yang terbuka terhadap dunia, kompeten secara global, kuat secara nilai, dan mampu membawa manfaat kembali bagi masyarakat.
by